Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Al-Asyah bin ‘Abdul Qois,
إِنَّ فِيْكَ خَصْلَتَيْنِ يُحِبُّهُمَا اللَّهُ الْحِلْمُ وَالأَنَاةُ
”Sesungguhnya kamu mempunyai dua akhlak yang sangat dicintai Allah dan Rasul-Nya, yaitu
1. Sifat al-Hilm (mampu menahan emosi) dan
2. Sifat al-Anah (sikap tenang dan tidak tergesa-gesa).”
(HR.Muslim)
Minggu, 03 Juni 2018
Harta Wajib Zakat
۞ Harta Wajib Zakat ۞
FASLUN. AL-AMWALU AL-LATI FIHA AZ-ZAKATU SITTATU ANWA’IN. AN-NA’AMU WA AN-NAQDANU, WA AL-MU’SYIROTU, WA AMWALU AT-TIJAROTI. WAJIBUHA RUB’U ‘ASYARI QYMATI ‘URUDL AT-TIJAROTI, WA AR-RIKAZI, WA AL-MA’DANI.
Zakat. Harta yang wajib di keluarkan zakatnya ada enam macam, yaitu:
1. Binatang ternak.
2. Emas dan perak.
3. Biji-bijian (yang menjadi makanan pokok).
4. Harta perniagaan. Zakatnya yang wajib di keluarkan adalah 4/10 dari harta tersebut.
5. Harta yang tertkubur.
6. Hasil tambang.
Syarh atau Penjelasan Kitab Safinah an-Najah
Harta atau banda yang wajib dizakati ada enam macam.
Pertama, binatang ternak. Yang dimaksud dengan binatang ternak yang wajib dizakait yaitu Unta, sapi, kerbau dan kambing. Sedangkan Jaran tidak wajib dizakati.
Kedua, emas dan perak.
Ketiga, pertanian dan tumbuh-tumbuhan yang ditanam dalam kebiasaan para petani yang wajib dikeluarkan zakatnya sepersepuluh, 10%.
Keempat, harta dagangan. Ada beberapa syarat bagi harta dagangan yang wajib dizakati, di antaranya yaitu harta secara sempurna milik sendiri, harta diniati untuk berdagang, sudah mencapai satu tahun (haul), dan nilainya sudah mencapai satu nishab.
Kelima, harta yang tertimbun atau biasa diistilahkan dengan harta karun. Seperti harta milik orang-orang terdahulu yang tertimbun tanah dan ditemukan oleh seseorang, maka harta itu wajib dizakati.
Keenam, tambang, yaitu tempat yang diciptakan oleh Allah mengandung emas atau perak. Tambang wajib dizakati jika sudah mencapai satu nishab, maka zakatnya seperempat.
Prosentase zakat:
1. Jenis harta : Emas Murni
Nisab : Senilai 85gr Emas
Murni
Kadar : 2,5%
Waktu : Tiap Tahun
2. Jenis harta : Perhiasan,
Perabotan/Perlengkapan Rumah Tangga
dari Emas
Nisab : Senilai 85gr Emas
Murni
Kadar : 2,5%
Waktu : Tiap Tahun
3. Jenis harta : Perak
Nisab : Senilai 642gr Perak
Murni
kadar : 2,5%
waktu : Tiap Tahun
4. Jenis harta : Perhiasan,
Perabotan/Perlengkapan Rumah Tangga
dari Perak
Nisab : Senilai 642gr Perak
Murni
kadar : 2,5%
Waktu : Tiap Tahun
5. Jenis harta : Logam Mulia selain Perak
seperti Platina, dsb.
Nisab : Senilai 85gr Emas
Murni
Kadar : 2,5%
Waktu : Tiap Tahun
6. Jenis harta : Batu Permata, seperti Intan
Berlian, dsb.
Nisab : Senilai 85gr Emas
Murni
Kadar : 2,5%
Waktu : Tiap Tahun
7. Jenis harta : Uang Simpanan, Deposito,
Giro, Cek, dsb.
Nisab : Senilai 85gr Emas
Murni
Kadar : 2,5%
Waktu : Tiap Tahun
8. Jenis usaha : Industri seperti Semen,
Pupuk, Tekstil, dsb.
Nisab : Senilai 85gr Emas
Murni
Kadar : 2,5%
Waktu : Tiap Tahun
9. Jenis usaha : Perdagangan, Export/Import,
Kontraktor, Real
Estate,
Percetakan/Penerbitan, Swalayan / Supermarket, dsb.
Nisab : Senilai 85gr Emas
Murni
Kadar : 2,5%
Waktu : Tiap Tahun
10.Jenis usaha : Usaha Perhotelan, Hiburan, Restoran,
dsb.
Nisab : Senilai 85gr Emas
Murni
Kadar : 2,5%
Waktu : Tiap Tahun
11.Jenis Usaha : Jasa Konsultan, Notaris,
Komisioner, Travel
Biro, Salon,
Transportasi, Pergudangan, Perengkelan, Akuntan,
Dokter, dsb.
Nisab : Senilai 85gr Emas
Murni
kadar : 2,5%
Waktu : Tiap Tahun
12.Hasil Pertanian : Padi
Nisab : 815 Kg Beras / 1481
Kg Gabah
Kadar : 5%-10%
Waktu : Tiap Panen
13.Hasil pertanian : Biji-bijian: Jagung,
Kacang, Kedelai, dsb.
Nisab : 815 Kg Beras / 1481
Kg Gabah
Kadar : 5%-10%
Waktu : Tiap Panen
14.Hasil pertanian : Tanaman Hias, seperti
Anggrek dan Segala
Jenis
Bunga-Bungaan
Nisab : 815 Kg Beras / 1481
Kg Gabah
Kadar : 5%-10%
Waktu : Tiap Panen
15.Hasil pertanian : Rumput-rumputan:
Rumput Hias, Tebu, Bambu.
Nisab : 815 Kg Beras / 1481
Gabah
Kadar : 5%-10%
Waktu : Tiap Panen
16.Hasil pertanian : Buah-buah: Mangga,
Jeruk, Pisang, Kelapa,
Rambutan,
Durian, dsb.
Nisab : 815 Kg Gabah / 1481
Kg Gabah
Kadar : 5%-10%
Waktu : Tiap Panen
17.Hasil pertanian : Sayur-sayuran:
Bawang, Wortel, Cabe, dsb.
Nisab : 815 Kg Gabah / 1481
kg Gabah
Kadar : 5%-10%
Waktu : Tiap Panen
18.Hasil pertanian : Segala Jenis
Tumbuh-tumbuhan lainnya yang
bernilai
Ekonomis
Nisab : 815 Kg Gabah / 1481
Kg Gabah
Kadar : 5%-10%
Waktu : Tiap Panen
19.Jenis usaha : Usaha
Perkebunan dan Perikanan
Nisab : Senilai 85gr Emas
Murni
Kadar : 2,5%
Waktu : Tiap Tahun
20.Hasil Peternakan : Kambing, Domba,
Biri-biri, dsb.
Nisab : a. 40-120 ekor
b. 121-200 ekor
Kadar : a. 1 ekor umur 1
tahun
b. 1 ekor umur 1 tahun
Waktu : Tiap Tahun
Keterangan : setiap bertambah 100 ekor,
zakat-nya tambah 1
ekor umur 1
thn.
22.Hasil peternakan : Sapi, Kerbau, Kuda
Nisab : a. 30 ekor
b. 40 ekor
Kadar : a. 1 ekor umur 1 thn
b. 1 ekor umur 1 thn
Waktu : Tiap Tahun
Keterangan : Setiap Bertambah 30 ekor
zakat-nya tambah 1 ekor
umur 1 thn,
Setiap bertambah 40 ekor
zakat-nya tambah 1 ekor
umur 2 thn
23.Jenis harta: Harta Terpendam (HartaKarun)
Nisab : Senilai 85gr Emas
Murni
Kadar : 20%
Waktu : Ketika memperoleh
24.ZAKAT FITRAH : Makanan Pokok (Beras, Gabah
dan sejenisnya)
Kadar : 2,5Kg /
3,5 Lt.
Waktu : Akhir
Bulan Ramadhan (Tiap tahun)
FASLUN. AL-AMWALU AL-LATI FIHA AZ-ZAKATU SITTATU ANWA’IN. AN-NA’AMU WA AN-NAQDANU, WA AL-MU’SYIROTU, WA AMWALU AT-TIJAROTI. WAJIBUHA RUB’U ‘ASYARI QYMATI ‘URUDL AT-TIJAROTI, WA AR-RIKAZI, WA AL-MA’DANI.
Zakat. Harta yang wajib di keluarkan zakatnya ada enam macam, yaitu:
1. Binatang ternak.
2. Emas dan perak.
3. Biji-bijian (yang menjadi makanan pokok).
4. Harta perniagaan. Zakatnya yang wajib di keluarkan adalah 4/10 dari harta tersebut.
5. Harta yang tertkubur.
6. Hasil tambang.
Syarh atau Penjelasan Kitab Safinah an-Najah
Harta atau banda yang wajib dizakati ada enam macam.
Pertama, binatang ternak. Yang dimaksud dengan binatang ternak yang wajib dizakait yaitu Unta, sapi, kerbau dan kambing. Sedangkan Jaran tidak wajib dizakati.
Kedua, emas dan perak.
Ketiga, pertanian dan tumbuh-tumbuhan yang ditanam dalam kebiasaan para petani yang wajib dikeluarkan zakatnya sepersepuluh, 10%.
Keempat, harta dagangan. Ada beberapa syarat bagi harta dagangan yang wajib dizakati, di antaranya yaitu harta secara sempurna milik sendiri, harta diniati untuk berdagang, sudah mencapai satu tahun (haul), dan nilainya sudah mencapai satu nishab.
Kelima, harta yang tertimbun atau biasa diistilahkan dengan harta karun. Seperti harta milik orang-orang terdahulu yang tertimbun tanah dan ditemukan oleh seseorang, maka harta itu wajib dizakati.
Keenam, tambang, yaitu tempat yang diciptakan oleh Allah mengandung emas atau perak. Tambang wajib dizakati jika sudah mencapai satu nishab, maka zakatnya seperempat.
Prosentase zakat:
1. Jenis harta : Emas Murni
Nisab : Senilai 85gr Emas
Murni
Kadar : 2,5%
Waktu : Tiap Tahun
2. Jenis harta : Perhiasan,
Perabotan/Perlengkapan Rumah Tangga
dari Emas
Nisab : Senilai 85gr Emas
Murni
Kadar : 2,5%
Waktu : Tiap Tahun
3. Jenis harta : Perak
Nisab : Senilai 642gr Perak
Murni
kadar : 2,5%
waktu : Tiap Tahun
4. Jenis harta : Perhiasan,
Perabotan/Perlengkapan Rumah Tangga
dari Perak
Nisab : Senilai 642gr Perak
Murni
kadar : 2,5%
Waktu : Tiap Tahun
5. Jenis harta : Logam Mulia selain Perak
seperti Platina, dsb.
Nisab : Senilai 85gr Emas
Murni
Kadar : 2,5%
Waktu : Tiap Tahun
6. Jenis harta : Batu Permata, seperti Intan
Berlian, dsb.
Nisab : Senilai 85gr Emas
Murni
Kadar : 2,5%
Waktu : Tiap Tahun
7. Jenis harta : Uang Simpanan, Deposito,
Giro, Cek, dsb.
Nisab : Senilai 85gr Emas
Murni
Kadar : 2,5%
Waktu : Tiap Tahun
8. Jenis usaha : Industri seperti Semen,
Pupuk, Tekstil, dsb.
Nisab : Senilai 85gr Emas
Murni
Kadar : 2,5%
Waktu : Tiap Tahun
9. Jenis usaha : Perdagangan, Export/Import,
Kontraktor, Real
Estate,
Percetakan/Penerbitan, Swalayan / Supermarket, dsb.
Nisab : Senilai 85gr Emas
Murni
Kadar : 2,5%
Waktu : Tiap Tahun
10.Jenis usaha : Usaha Perhotelan, Hiburan, Restoran,
dsb.
Nisab : Senilai 85gr Emas
Murni
Kadar : 2,5%
Waktu : Tiap Tahun
11.Jenis Usaha : Jasa Konsultan, Notaris,
Komisioner, Travel
Biro, Salon,
Transportasi, Pergudangan, Perengkelan, Akuntan,
Dokter, dsb.
Nisab : Senilai 85gr Emas
Murni
kadar : 2,5%
Waktu : Tiap Tahun
12.Hasil Pertanian : Padi
Nisab : 815 Kg Beras / 1481
Kg Gabah
Kadar : 5%-10%
Waktu : Tiap Panen
13.Hasil pertanian : Biji-bijian: Jagung,
Kacang, Kedelai, dsb.
Nisab : 815 Kg Beras / 1481
Kg Gabah
Kadar : 5%-10%
Waktu : Tiap Panen
14.Hasil pertanian : Tanaman Hias, seperti
Anggrek dan Segala
Jenis
Bunga-Bungaan
Nisab : 815 Kg Beras / 1481
Kg Gabah
Kadar : 5%-10%
Waktu : Tiap Panen
15.Hasil pertanian : Rumput-rumputan:
Rumput Hias, Tebu, Bambu.
Nisab : 815 Kg Beras / 1481
Gabah
Kadar : 5%-10%
Waktu : Tiap Panen
16.Hasil pertanian : Buah-buah: Mangga,
Jeruk, Pisang, Kelapa,
Rambutan,
Durian, dsb.
Nisab : 815 Kg Gabah / 1481
Kg Gabah
Kadar : 5%-10%
Waktu : Tiap Panen
17.Hasil pertanian : Sayur-sayuran:
Bawang, Wortel, Cabe, dsb.
Nisab : 815 Kg Gabah / 1481
kg Gabah
Kadar : 5%-10%
Waktu : Tiap Panen
18.Hasil pertanian : Segala Jenis
Tumbuh-tumbuhan lainnya yang
bernilai
Ekonomis
Nisab : 815 Kg Gabah / 1481
Kg Gabah
Kadar : 5%-10%
Waktu : Tiap Panen
19.Jenis usaha : Usaha
Perkebunan dan Perikanan
Nisab : Senilai 85gr Emas
Murni
Kadar : 2,5%
Waktu : Tiap Tahun
20.Hasil Peternakan : Kambing, Domba,
Biri-biri, dsb.
Nisab : a. 40-120 ekor
b. 121-200 ekor
Kadar : a. 1 ekor umur 1
tahun
b. 1 ekor umur 1 tahun
Waktu : Tiap Tahun
Keterangan : setiap bertambah 100 ekor,
zakat-nya tambah 1
ekor umur 1
thn.
22.Hasil peternakan : Sapi, Kerbau, Kuda
Nisab : a. 30 ekor
b. 40 ekor
Kadar : a. 1 ekor umur 1 thn
b. 1 ekor umur 1 thn
Waktu : Tiap Tahun
Keterangan : Setiap Bertambah 30 ekor
zakat-nya tambah 1 ekor
umur 1 thn,
Setiap bertambah 40 ekor
zakat-nya tambah 1 ekor
umur 2 thn
23.Jenis harta: Harta Terpendam (HartaKarun)
Nisab : Senilai 85gr Emas
Murni
Kadar : 20%
Waktu : Ketika memperoleh
24.ZAKAT FITRAH : Makanan Pokok (Beras, Gabah
dan sejenisnya)
Kadar : 2,5Kg /
3,5 Lt.
Waktu : Akhir
Bulan Ramadhan (Tiap tahun)
Kamis, 31 Mei 2018
MERAIH SYAFA'AT DENGAN PUASA DAN MEMBACA AL-QUR'AN
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
الصِّيَامُ وَالْقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، يَقُولُ الصِّيَامُ: أَيْ رَبِّ، مَنَعْتُهُ الطَّعَامَ وَالشَّهَوَاتِ بِالنَّهَارِ، فَشَفِّعْنِي فِيهِ، وَيَقُولُ الْقُرْآنُ: مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِاللَّيْلِ، فَشَفِّعْنِي فِيهِ، قَالَ: فَيُشَفَّعَانِ
“Amalan puasa dan membaca Al-Qur’an akan memberi syafa’at bagi seorang hamba di hari kiamat.
Puasa berkata: Wahai Rabb, aku telah menahannya dari makan dan syahwat di siang hari, maka izinkanlah aku memberi syafa’at kepadanya.
Dan Al-Qur’an berkata: Aku menahannya dari tidur di waktu malam, maka izinkanlah aku memberi syafa’at kepadanya. Maka keduanya pun diizinkan memberi syafa’at.”
[HR. Ahmad dari Abdullah bin 'Amr radhiyallahu’anhuma]
LailatulQadar
#LailatulQadar .
🔊 Allah عَزَّ وَجَلَّ Merahasiakan Malam Lailatul Qadar Dan Hanya Memberikan Sedikit Info yaitu pada 10 Terakhir.
.
🔊 Namun ada Para Ulama yang Membuat Methode Selama Puluhan Tahun Mereka Menghitung Diantaranya Hujjatul Islam (Penghafal 400.000 Hadist) 👤 Imam Ghazali رٙحِمٙهُ اللهُ.
.
1.) Jika hari pertama jatuh pada malam Ahad(minggu) atau Rabu maka Lailatul Qadar jatuh pada malam tanggal 29 Ramadhan.
_____
2.) Jika malam pertama jatuh pada malam Senin maka Lailatul Qadar jatuh pada malam 21 Ramadhan.
_____
3.) Jika malam pertama jatuh pada malam Kamis maka Lailatul Qadar jatuh pada malam 25 Ramadhan.
_____
4.) Jika malam pertama jatuh pada malam Sabtu maka Lailatul Qadar jatuh pada malam 23 Ramadhan.
_____
5.) Jika malam pertama jatuh pada malam Selasa atau Jumat maka Lailatul Qadar jatuh pada malam 27 Ramadhan.
______
📚 Kitab Ihya Ulumuddin Dari 👤 Hujjatul Islam Imam Al Ghazali رٙحِمٙهُ اللهُ Di Naqal Oleh 👤 Allamah Samahatus Syaikh Sulaiman al Kurdi رٙحِمٙهُ اللهُ Dalam Hasyiyahnya
🔊 Allah عَزَّ وَجَلَّ Merahasiakan Malam Lailatul Qadar Dan Hanya Memberikan Sedikit Info yaitu pada 10 Terakhir.
.
🔊 Namun ada Para Ulama yang Membuat Methode Selama Puluhan Tahun Mereka Menghitung Diantaranya Hujjatul Islam (Penghafal 400.000 Hadist) 👤 Imam Ghazali رٙحِمٙهُ اللهُ.
.
1.) Jika hari pertama jatuh pada malam Ahad(minggu) atau Rabu maka Lailatul Qadar jatuh pada malam tanggal 29 Ramadhan.
_____
2.) Jika malam pertama jatuh pada malam Senin maka Lailatul Qadar jatuh pada malam 21 Ramadhan.
_____
3.) Jika malam pertama jatuh pada malam Kamis maka Lailatul Qadar jatuh pada malam 25 Ramadhan.
_____
4.) Jika malam pertama jatuh pada malam Sabtu maka Lailatul Qadar jatuh pada malam 23 Ramadhan.
_____
5.) Jika malam pertama jatuh pada malam Selasa atau Jumat maka Lailatul Qadar jatuh pada malam 27 Ramadhan.
______
📚 Kitab Ihya Ulumuddin Dari 👤 Hujjatul Islam Imam Al Ghazali رٙحِمٙهُ اللهُ Di Naqal Oleh 👤 Allamah Samahatus Syaikh Sulaiman al Kurdi رٙحِمٙهُ اللهُ Dalam Hasyiyahnya
HEBATNYA GURU NGAJI
Guru Ngaji mah adem ayem aza,
ketika buruh ribut demo, guru ngaji tetap diam.
Ketika guru ASN dapat ini itu, Guru ngaji tetap diam.
Ketika guru honorer ribut krn tak dapat THR,GURU NGAJI tetap DIEM.
Ketika Guru Honorer bikin surat terbuka untuk Presiden, Guru Ngaji tetap diam dan Istiqomah tetap mengajar anak didiknya....!!!
Ternyata GURU NGAJI DIAM bukan tidak ingin demo seperti buruh, yang meminta kenaikan upah, padahal demonya pun pake Motor bahkan mobil pribadi, begitu pula ketika Guru ASN mendapatkan ini itu dari Pemerintah dan Guru Honorer bikin surat terbuka untuk Presiden, Guru ngaji pun sama ingin ini itu dan juga ingin dapat THR seperti yang diharapkan Guru Honorer.....!!!
Tapi Guru ngaji sadar dan menyadarinya, bahwa RIZKI sudah Allah yang ngatur. Dan Guru Ngaji pun sadar dan menyadarinya bahwa bukan besar kecilnya NOMINAL yang membuat hidup bahagia, tapi rasa SYUKUR yang akan menjadikan hati diberikan KEBAHAGIAN...!!
Karna niat dan tujuan guru ngaji adalah ibadah,menyebarkan ilmu dan ikhtiyar mencerdaskan anak bangsa agar mempunyai moral dan ahlaqul karimah serta taat beribadah kepada Robbnya.
Guru ngaji pun sadar dan menyadari, berkeluh kesah pada manusia meski dengan surat terbuka, hanya akan menyisakan putus asa dan rasa kecewa, maka bagi GURU NGAJI lebih baik tiap malam mengadu pada yg MAHA MENERIMA KELUH KESAH TANPA PILIH KASIH, YANG TIDAK PERNAH MEMBUAT KECEWA PADA MAKHLUKNYA...!!
OOHH GURU NGAJI, ENGKAULAH SALAHSATU TAULADANKU DI PENGHUJUNG ZAMAN ....!!
Guru Madin,TPQ,MAJLIS TA'LIM Gak dapat honor atau gaji dari pemerintah tapi yo ora geger,biasa saja. 😂😂😂
Itulah bedanya kita dengan mereka,dan memang harus ada bedanya.
Santri iku:
الذين يرجون من الله ما لا يرجو غيرهم. 🙏🙏🙏
#GURU_NGAJI_KEREN
ketika buruh ribut demo, guru ngaji tetap diam.
Ketika guru ASN dapat ini itu, Guru ngaji tetap diam.
Ketika guru honorer ribut krn tak dapat THR,GURU NGAJI tetap DIEM.
Ketika Guru Honorer bikin surat terbuka untuk Presiden, Guru Ngaji tetap diam dan Istiqomah tetap mengajar anak didiknya....!!!
Ternyata GURU NGAJI DIAM bukan tidak ingin demo seperti buruh, yang meminta kenaikan upah, padahal demonya pun pake Motor bahkan mobil pribadi, begitu pula ketika Guru ASN mendapatkan ini itu dari Pemerintah dan Guru Honorer bikin surat terbuka untuk Presiden, Guru ngaji pun sama ingin ini itu dan juga ingin dapat THR seperti yang diharapkan Guru Honorer.....!!!
Tapi Guru ngaji sadar dan menyadarinya, bahwa RIZKI sudah Allah yang ngatur. Dan Guru Ngaji pun sadar dan menyadarinya bahwa bukan besar kecilnya NOMINAL yang membuat hidup bahagia, tapi rasa SYUKUR yang akan menjadikan hati diberikan KEBAHAGIAN...!!
Karna niat dan tujuan guru ngaji adalah ibadah,menyebarkan ilmu dan ikhtiyar mencerdaskan anak bangsa agar mempunyai moral dan ahlaqul karimah serta taat beribadah kepada Robbnya.
Guru ngaji pun sadar dan menyadari, berkeluh kesah pada manusia meski dengan surat terbuka, hanya akan menyisakan putus asa dan rasa kecewa, maka bagi GURU NGAJI lebih baik tiap malam mengadu pada yg MAHA MENERIMA KELUH KESAH TANPA PILIH KASIH, YANG TIDAK PERNAH MEMBUAT KECEWA PADA MAKHLUKNYA...!!
OOHH GURU NGAJI, ENGKAULAH SALAHSATU TAULADANKU DI PENGHUJUNG ZAMAN ....!!
Guru Madin,TPQ,MAJLIS TA'LIM Gak dapat honor atau gaji dari pemerintah tapi yo ora geger,biasa saja. 😂😂😂
Itulah bedanya kita dengan mereka,dan memang harus ada bedanya.
Santri iku:
الذين يرجون من الله ما لا يرجو غيرهم. 🙏🙏🙏
#GURU_NGAJI_KEREN
Qunut Pada Malam 16 Ramadhon
Fathul wahab bab shalat sunnah :
.وان الجماعة تنذب فى الوترتقب التراويح جماعة وتقدم فى صفةالصلاةانه يسن فيه القنوت في النصف الثاني من رمضان
Disunnah kan berjama'ah dalam salat witir bulan ramadan dan juga di sunnah kan berqunut pada separoh kedua bulan ramadan dalam salat witir.
----------
الوسيط (2/ 213)
الخامس القنوت مستحب في الوتر في النصف الأخير من رمضان بعد رفع الرأس من الركوع وقال أبو حنيفة يقنت قبل الركوع في الوتر جميع السنة وقال مالك بعد الركوع في جميع شهر رمضان وفي الجهر بالقنوت خلاف
Yang ke 5 qunut disunnahkan pada sholat witir diseparoh akhir dari bulan romadlon setelah mengangkat kepala dari rukuk, abu hanifah berpendapat sunnah melakukan qunut sebelum melakukan rukuk pada sholat witir dalam semua tahun, imam malik berpendapat qunut setelah rukuk pada sholat witir hukumnya sunnah dibulan romadlon secara keseluruhan, adapun tentang hukum membaca nyaring pada qunut terjadi perbedaan pendapat.
--------------
Al Adzkar An Nawawiyah menguraikan sbb :
ويستحبُّ القنوت عندنا في النصف الأخير من شهر رمضان في الركعة الأخيرة من الوتر، ولنا وجه أن يقنت فيها في جميع شهر رمضان، ووجه ثالث في جميع السنة وهو مذهبُ أبي حنيفة، والمعروف من مذهبنا هو الأوّل، واللّه أعلم
Disunnahkan berqunut dalam pandangan kami (Syafi’iyyah) :
(1.) boleh dilakukan pada separuh akhir bulan Ramadhan pada raka’at terakhir dari shalat witir, dan
(2.) ada juga dikalangan kami ( syaafi'iyyah ) suatu pendapat yang memperkenankan berqunut di sepanjang bulan Ramadhan, Dan pendapat yang ketiga
(3) menyatakan bahwa berqunut hendaknya dilakukan pada seluruh shalat sunnah dan (berQunut di semua sholat sunnah ) ini adalah pendapat Imam Abu Hanifah.
Dan yang bagus (ma’ruf) dari madzhab kami (Syafi’iyyah) adalah yang pertama ( berQunut di pertengahan ramadhan saja di rokaat penutup witir ).
Wallahu A’lam
*******************
Keutamaan Terawih Malam ke -16
وفى الليلة السادسة عشرة كتب الله له براءة النجاة من النار وبراءة الدخول من الجنة
Pada Malam yang ke : 16
Allah Swt akan mencatat kebebasan selamat dari Neraka dan kebebasan masuk Surga bagi yang Tarawih.
-----
16. Keutamaan hari ke-16 puasa ramadhan, Allah SWT akan memberi kalian pada hari kalian dibangkitkan dari kubur enam puluh pakaian untuk kalian pakai, enam puluh onta untuk kalian kendarai, dan Allah swt mengirimkan awan untuk menaungi kalian dari sengatan panas hari itu.
KETIKA SAYYIDINA UMAR BIN KHATTAB رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ KETINGGALAN SHALAT JAMAAH
Sayyidina Umar bin Khattab رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ suatu hari pergi ke kebun kurma miliknya.
Ketika pulang Beliau رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ mendapati sejumlah orang telah
rampung menunaikan sembahyang Ashar.
Sontak mulut Sayyidina Umar رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ berucap,
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, aku ketinggalan shalat jamaah!"
Khalifah kedua ini kecewa bukan main lantaran tak sempat menunaikan
shalat jamaah bersama mereka.
Sebagai pelunasan atas rasa bersalahnya ini,
Beliau رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ pun melontarkan sebuah pengumuman di hadapan mereka.
"Saksikanlah, mulai sekarang aku sedekahkan kebunku untuk orang-orang miskin,"
ujar pemimpin berjuluk "al-Faruq" ini.
Sayyidina Umar رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ merelakan kebun lepas dari kepemilikannya,
sebagai kafarat atas keterlambatannya melaksanakan shalat jamaah.
Sebenarnya, tak ada kewajiban bagi umat Islam untuk menghibahkan
kekayaan sebesar itu 'hanya' gara-gara telat shalat jamaah.
Tapi Umar رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ melakukan hal itu lantaran kecintaannya yang
mendalam terhadap aktivitas ibadah.
Sikap Sayyidina Umar رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ tersebut secara tersirat juga
mencerminkan kezuhudan dalam dirinya.
Lebih dari sekadar ketertarikan atas pahala berlipat dari sembahyang jamaah,
'keputusan ekstremnya' itu menjadi penanda bahwa hatinya
tak begitu terikat dengan kemewahan harta benda.
Hibah kebun kurma kepada kaum miskin, bagi Sayyidina Umar رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ, adalah setimpal
atau bahkan terlalu kecil untuk sebuah 'keteledoran' yang membuatnya telat shalat jamaah.
Sumber :
Kitab Anîsul Mu'minîn, Karya Shafuk Sa'dullah al-Mukhtar.
(Diriwayatkan 'Abdullah bin Umar رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ)
Ketika pulang Beliau رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ mendapati sejumlah orang telah
rampung menunaikan sembahyang Ashar.
Sontak mulut Sayyidina Umar رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ berucap,
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, aku ketinggalan shalat jamaah!"
Khalifah kedua ini kecewa bukan main lantaran tak sempat menunaikan
shalat jamaah bersama mereka.
Sebagai pelunasan atas rasa bersalahnya ini,
Beliau رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ pun melontarkan sebuah pengumuman di hadapan mereka.
"Saksikanlah, mulai sekarang aku sedekahkan kebunku untuk orang-orang miskin,"
ujar pemimpin berjuluk "al-Faruq" ini.
Sayyidina Umar رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ merelakan kebun lepas dari kepemilikannya,
sebagai kafarat atas keterlambatannya melaksanakan shalat jamaah.
Sebenarnya, tak ada kewajiban bagi umat Islam untuk menghibahkan
kekayaan sebesar itu 'hanya' gara-gara telat shalat jamaah.
Tapi Umar رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ melakukan hal itu lantaran kecintaannya yang
mendalam terhadap aktivitas ibadah.
Sikap Sayyidina Umar رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ tersebut secara tersirat juga
mencerminkan kezuhudan dalam dirinya.
Lebih dari sekadar ketertarikan atas pahala berlipat dari sembahyang jamaah,
'keputusan ekstremnya' itu menjadi penanda bahwa hatinya
tak begitu terikat dengan kemewahan harta benda.
Hibah kebun kurma kepada kaum miskin, bagi Sayyidina Umar رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ, adalah setimpal
atau bahkan terlalu kecil untuk sebuah 'keteledoran' yang membuatnya telat shalat jamaah.
Sumber :
Kitab Anîsul Mu'minîn, Karya Shafuk Sa'dullah al-Mukhtar.
(Diriwayatkan 'Abdullah bin Umar رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ)
DO'A UNTUK SANTRI DAN JAMAAH معهد بيت الإصلاح
=============================
Ya Allah ya Allah pertemukan kita semua kelak ya Allah, pertemukan kita semua kelak ya Allah, pertemukan ya Allah jangan hanya di dunia saja ya Allah, buat apa, hanya untuk di dunia ya Allah buat apa, hanya sekejap.
Ya Allah mungkin mereka pulang Kau ambil ya Allah, atau mungkin sesudah ini saya yang Kau panggil ya Allah, bukan ini tujuan kita ya Allah, tujuan kita ingin besok bisa ketemu bisa ngumpul, bisa saling menolong, bisa saling memberi syafa'at ya Allah dan ingin bersama-sama masuk syurga-Mu ya Allah, dengan para guru-guru dengan kedua orang tua lebih-lebih dengan Rasulullah.
Ya Allah, ya Allah, ya Allah jangan Engkau lihat siapa kami, dan bagaimana keadaan kami dulu-dulu ya Allah lihat, lihat, lihat ya Allah saat ini ya Allah saat ini ya Allah, kami punya niat yang baik, punya tujuan yang mulia
Ya Allah, walaupun kita bagaimana bodohnya, bagaimana banyak dosanya, bagaimana hinanya diri kami di hadapan-Mu ya Allah, tapi lihat hati kami saat ini ya Allah tujuan kami ya Allah hanya mengharap pengampunan-Mu ya Allah hanya mengharap rahmat-Mu ya Allah...
Aamin ya Allah !
Ya Allah ya Allah pertemukan kita semua kelak ya Allah, pertemukan kita semua kelak ya Allah, pertemukan ya Allah jangan hanya di dunia saja ya Allah, buat apa, hanya untuk di dunia ya Allah buat apa, hanya sekejap.
Ya Allah mungkin mereka pulang Kau ambil ya Allah, atau mungkin sesudah ini saya yang Kau panggil ya Allah, bukan ini tujuan kita ya Allah, tujuan kita ingin besok bisa ketemu bisa ngumpul, bisa saling menolong, bisa saling memberi syafa'at ya Allah dan ingin bersama-sama masuk syurga-Mu ya Allah, dengan para guru-guru dengan kedua orang tua lebih-lebih dengan Rasulullah.
Ya Allah, ya Allah, ya Allah jangan Engkau lihat siapa kami, dan bagaimana keadaan kami dulu-dulu ya Allah lihat, lihat, lihat ya Allah saat ini ya Allah saat ini ya Allah, kami punya niat yang baik, punya tujuan yang mulia
Ya Allah, walaupun kita bagaimana bodohnya, bagaimana banyak dosanya, bagaimana hinanya diri kami di hadapan-Mu ya Allah, tapi lihat hati kami saat ini ya Allah tujuan kami ya Allah hanya mengharap pengampunan-Mu ya Allah hanya mengharap rahmat-Mu ya Allah...
Aamin ya Allah !
MENGENANG WAFATNYA AS SAYYID MUHAMMAD ALWI AL MALIKI
15 Romadhon 1425
15 Romadhon 1439
Kumpulan Nasehat as Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki
1. Senjata / Bekal Seorang Santri Adalah Buku dan Bolpen [Pena]
2. Tasbih Tidak Pernah Lepas Dari Saku Baju Atau Tasku
3. Orang Yang Melakukan Bid'ah Dikhawatirkan Mati Dalam Keadaan Su'ul Khotimah [Tidak Terpuji]
4. Seharusnya Seorang Santri Mempunyai Bacaan Wirid Untuk Menjaga Dirinya Dari Kesesatan
5. Sedikit Tapi Mantap Itu Lebih Baik Daripada Banyak Tapi Ngawur
6. Seseorang Yang Memiliki Cakrawala Keilmuan Yang Luas, Ia Tidak Akan Protes Terhadap Orang Lain
7. Ilmu Tidak Akan Berkumpul Dengan Sifat Sombong Di Dalam Satu Dada
8. Barang Siapa Yang Merasa Sudah Sampai, Berarti Ia Telah Merusak Permulaannya
9. Bersungguh-sungguhlah Dalam Berkhidmah Kepada Pemuka Agama
10. Sebaik-baiknya Perbuatan Adalah Memenuhi Kebutuhan Orang Lain
11. Tidak Layak Seorang Yang Berakal Bertanya "Mengapa Kalian Memperingati Maulid?", Karena Seolah-olah Ia Bertanya, "Mengapa Kalian Bergembira dengan Adanya Nabi?"
12. Kebanyakan Urusanku Telah Terprogramdan Terencana Dengan Rapi, Tetapi Aku Tidak Mau Diatur Oleh Program Itu
13. Masyarakat Jawa [Indonesia] Adalah Masyarakat Yang Berakhlak Baik dan Pemurah
14. Sifat Zuhud Bukan Terletak Pada PakaianDan Penampilan, Tetapi Terletak Di Sini [Yakni Hati]
15. Keistimewaan Tidak Memberikan Arti Keutamaan
16. Waspada Terhadap Pemikiran Jumud [Kaku] Dari Madzhab-madzhab Perusak
17. Aku Marah Terhadap Murid Yang Tidak Sopan Ketika Membaca Wirid, Lebih-lebih Ketika Membaca Al-Quran
18. Menjadi Seorang Guru Bukan Dengan Warisan, Akan Tetapi Dengan Belajar Dan Menuntut Ilmu
19. Kunci Segala Rahasia Bersumber Pada Bacaan Shalawat Kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam
20.Seharusnya Seorang Santri Banyak Beribadah Untuk Menjaganya Dari Maksiat Dan Menguatkan Hafalannya
21. Jadikanlah Shalawat Kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam Senantiasa Berada Di Antara Kamu dan Munajatmu
22. Karena Satu Orang Maka Seribu Orang Dimuliakan
23. Dalam Perjalananku, Aku Selalu Membawa Kitab, Demi Mengikuti Jejak Ayahanda
24. Jangan Ikut Campur Dalam Urusan Politik, Engkau Lebih Mengerti Situasi Daerahmu
25. Amar Ma'ruf Nahi Mungkar Harus Dilakukan Dengan Sikap Bijak, Lembut Dan Bertahap
26. Kehidupan Yang Indah Adalah Jika Bisa Membantu Seseorang Dalam Beribadah Dan Melakukan Ketaatan
27. Aku Tidak Pernah Bosan Untuk Menyebarkan Ilmu, Walaupun Kepada Satu Orang
28. Orang Yang Tidak Bisa Memanfaatkan Kemuliaan Waktu Dan Tempat, SungguhIa Amat Merugi
29. Akhlak Lebih Didahulukan Daripada Ilmu
30. Kalian Harus Melanggengkan Bacaan Wirid, Sebab Wirid Dapat Menjadi tameng dan Perisai Diri
31. Kebiasaan Orang Mulia, Adalah Semulia-mulianya Kebiasaan
32. Siapa Saja Yang Memiliki Kitab Wiridku, Berarti Ia Telah Mendapatkan Ijazah. Ijazah Ini Bukan Dariku, tetapi Langsung Dari Para Pengarang Wirid-wirid tersebut
33. Surga Itu Tudak Gratis, Belilah Surga Itu Dengan Hartamu, Amalmu, Dan Dengan Tenagamu
34. Sesuatu Yang Tidak Kamu Ketahui, Maka Jangan Sekali-kali Kamu Menyentuhnya [mengerjakannya]
35. Ilmu Mudah Didapatkan, Tetapi Melayani [Khidmah] Kepada Ulama Susah Didapatkan.
15 Romadhon 1439
Kumpulan Nasehat as Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki
1. Senjata / Bekal Seorang Santri Adalah Buku dan Bolpen [Pena]
2. Tasbih Tidak Pernah Lepas Dari Saku Baju Atau Tasku
3. Orang Yang Melakukan Bid'ah Dikhawatirkan Mati Dalam Keadaan Su'ul Khotimah [Tidak Terpuji]
4. Seharusnya Seorang Santri Mempunyai Bacaan Wirid Untuk Menjaga Dirinya Dari Kesesatan
5. Sedikit Tapi Mantap Itu Lebih Baik Daripada Banyak Tapi Ngawur
6. Seseorang Yang Memiliki Cakrawala Keilmuan Yang Luas, Ia Tidak Akan Protes Terhadap Orang Lain
7. Ilmu Tidak Akan Berkumpul Dengan Sifat Sombong Di Dalam Satu Dada
8. Barang Siapa Yang Merasa Sudah Sampai, Berarti Ia Telah Merusak Permulaannya
9. Bersungguh-sungguhlah Dalam Berkhidmah Kepada Pemuka Agama
10. Sebaik-baiknya Perbuatan Adalah Memenuhi Kebutuhan Orang Lain
11. Tidak Layak Seorang Yang Berakal Bertanya "Mengapa Kalian Memperingati Maulid?", Karena Seolah-olah Ia Bertanya, "Mengapa Kalian Bergembira dengan Adanya Nabi?"
12. Kebanyakan Urusanku Telah Terprogramdan Terencana Dengan Rapi, Tetapi Aku Tidak Mau Diatur Oleh Program Itu
13. Masyarakat Jawa [Indonesia] Adalah Masyarakat Yang Berakhlak Baik dan Pemurah
14. Sifat Zuhud Bukan Terletak Pada PakaianDan Penampilan, Tetapi Terletak Di Sini [Yakni Hati]
15. Keistimewaan Tidak Memberikan Arti Keutamaan
16. Waspada Terhadap Pemikiran Jumud [Kaku] Dari Madzhab-madzhab Perusak
17. Aku Marah Terhadap Murid Yang Tidak Sopan Ketika Membaca Wirid, Lebih-lebih Ketika Membaca Al-Quran
18. Menjadi Seorang Guru Bukan Dengan Warisan, Akan Tetapi Dengan Belajar Dan Menuntut Ilmu
19. Kunci Segala Rahasia Bersumber Pada Bacaan Shalawat Kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam
20.Seharusnya Seorang Santri Banyak Beribadah Untuk Menjaganya Dari Maksiat Dan Menguatkan Hafalannya
21. Jadikanlah Shalawat Kepada Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam Senantiasa Berada Di Antara Kamu dan Munajatmu
22. Karena Satu Orang Maka Seribu Orang Dimuliakan
23. Dalam Perjalananku, Aku Selalu Membawa Kitab, Demi Mengikuti Jejak Ayahanda
24. Jangan Ikut Campur Dalam Urusan Politik, Engkau Lebih Mengerti Situasi Daerahmu
25. Amar Ma'ruf Nahi Mungkar Harus Dilakukan Dengan Sikap Bijak, Lembut Dan Bertahap
26. Kehidupan Yang Indah Adalah Jika Bisa Membantu Seseorang Dalam Beribadah Dan Melakukan Ketaatan
27. Aku Tidak Pernah Bosan Untuk Menyebarkan Ilmu, Walaupun Kepada Satu Orang
28. Orang Yang Tidak Bisa Memanfaatkan Kemuliaan Waktu Dan Tempat, SungguhIa Amat Merugi
29. Akhlak Lebih Didahulukan Daripada Ilmu
30. Kalian Harus Melanggengkan Bacaan Wirid, Sebab Wirid Dapat Menjadi tameng dan Perisai Diri
31. Kebiasaan Orang Mulia, Adalah Semulia-mulianya Kebiasaan
32. Siapa Saja Yang Memiliki Kitab Wiridku, Berarti Ia Telah Mendapatkan Ijazah. Ijazah Ini Bukan Dariku, tetapi Langsung Dari Para Pengarang Wirid-wirid tersebut
33. Surga Itu Tudak Gratis, Belilah Surga Itu Dengan Hartamu, Amalmu, Dan Dengan Tenagamu
34. Sesuatu Yang Tidak Kamu Ketahui, Maka Jangan Sekali-kali Kamu Menyentuhnya [mengerjakannya]
35. Ilmu Mudah Didapatkan, Tetapi Melayani [Khidmah] Kepada Ulama Susah Didapatkan.
Keutamaan Terawih Malam ke-15
وفى الليلة الخامسة عشرة تصلى عليه الملائكة وحملة العرش والكرسى
Pada Malam yang ke : 15
Para Malaikat dan para Malaikat penyangga Arasy dan para Malaikat penjaga Kursi Kerajaan Langit pada memintakan ampunan pada orang yang Shalat Tarawih.
...
15. Keutamaan hari ke-15 puasa ramadhan, Allah SWT menunaikan untuk kalian hajat-hajat dunia dan akhirat, memberi kalian apa yang diberikan kepada Nabi Ayyub; para malaikat pemikul Arasy memohonkan ampunan untuk kalian, dan pada hari kiamat Allah akan memberi kalian empat puluh cahaya, sepuluh cahaya dari sebelah kanan kalian, sepuluh dari sebelah kiri kalian, sepuluh dari depan kalian, dan sepuluh cahaya dari belakang kalian.
Langganan:
Postingan (Atom)
Serum Pencerah Wajah Terbaik dari Pond's Indonesia
Assalamu'alaikum,, Hallo cantik,, ada yang baru nih dari pond's yaitu Pond's Bright Beauty Triple Glow Serum dan Triple Glow Se...
-
DO’A INDAH IMAM SYAFI’I اَللَّهُمَّ امْنُنْ عَلَيْنَا بِصَفَاءِ الْمَعْرِفَةِ وَهَبْ لَنَا تَصْحِيْحَ الْمُعَامَلَةِ فِيْمَا بَيْنَنَا وَبَ...
-
Teks Sholawat ‘Umariyah adalah sebagai berikut: يا صاحبي عند کل شدة و يا غياثى عند کل کربة صل علی سيدنا محمد وعلی ال سيدنا محمد واجعل لنا...