Senin, 21 Desember 2020

6 AYAT SYIFA

6 AYAT SYIFA


(1)

وَيَشْفِ صُدُورَ قَوْمٍ مُّؤْمِنِينَ


Wa yasyfi ṣudụro qaumim mu`minīn 


Artinya:


Alloh akan ngajembarkeun (meluaskan) hati orang-orang yang beriman. 


{Quran Surat At-Taubah Ayat 14}


(2) 

وَشِفَآءٌ لِّمَا فِى ٱلصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ 


Wa syifā`ul limā fiṣ-ṣudụri wa hudaw wa roḥmatul lil-mu`minīn 


Artinya:


"Al Qur'an sebagai penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada (tubuh) manusia dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman. 


{Quran Surat Yunus Ayat 57}


(3) 


يَخْرُجُ مِنۢ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَٰنُهُۥ فِيهِ شِفَآءٌ لِّلنَّاسِ 


Yakhruju min buthuunihaa syarobun mukhtalifun alwaanuhu fiihi syifaaun linnaasi 


Artinya:


"Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. 


{Quran Surat An Nahl ayat 69}


(4) 

وَنُنَزِّلُ مِنَ ٱلْقُرْءَانِ مَا هُوَ شِفَآءٌ وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ 


Wa nunazzilu minal-qur`āni mā huwa syifā`uw wa roḥmatul lil-mu`minīna 


Artinya: 


"Dan Alloh turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi obat penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. 


{Quran Surat Al-Isra Ayat 82}


(5) 

وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ


Wa iżā mariḍtu fa Huwa yasyfīn 


Artinya:


"Dan apabila aku sakit, Dialah Alloh Yang menyembuhkan aku"


{Quran Surat Asy-Syu’ara Ayat 80}


(6) 

قُلْ هُوَ لِلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ هُدًى وَشِفَآءٌ



Qul Huwa lillażīna āmanụ hudaw wa syifā`,


Artinya:


Katakanlah: "Al Quran itu adalah petunjuk dan obat penawar bagi orang-orang mukmin. 


{Quran Surat Fussilat Ayat 44}

Selasa, 08 Desember 2020

HARI RABU

HARI RABU adalah hari paling baik untuk memulai segala sesuatu


Dalam hadis Nabi Muhammad saw disebutkan:


 مَا مِنْ شَيْءٍ بُدِئَ بِهِ يَوْمَ الْأَرْبِعَاءِ إِلَّا وَقَدْ تَمَّ.


“Tiada pekerjaan yang dimulai pada hari Rabu kecuali pasti akan berhasil/sempurna.”

{Kitab Ta'lim Muta'alim}


Ijazah dari Para Guru Kami di Pesantren Benda Kerep Cirebon khususnya Kyai Faqih

"Digundul selama 40 kali Rabu"

Hari ini 

Rabu, 23 Robiul akhir 1442 H

Santri kami yaitu abdul karim asal dari Tasikmalaya melaksanakannya dengan ijazah langsung dari Abah Wildan Luthfi Zaenal Arif

Semoga ada dalam bimbingan dan perlindungan Alloh Swt

🤲

Aamiin

DALIL DIGUNDUL 40 RABU

Disebutkan oleh Sayyid Abdullah bin Abdurrahman Bafadhal di dalam kitab Busyrol Karim


وخبر “من حلق رأسه أربعين مرة في أربعين أربعاء صار فقيهاً”, ... 

عمل به وظهر صدقه


Hadist yang berbunyi: “ Barangsiapa yang mencukur gundul rambutnya selama 40 Rabu, maka orang tersebut akan menjadi orang yang ahli fiqih atau ahli ilmu“,...

orang yang mau melakukanyya akan nampak kebenarannya


(Kitab Busyral Karim halaman 400)H

Rabu adalah hari barokah dan hari diciptakan cahaya


ﻭﻫﺬﺍ ﻷﻥ ﻳﻮﻡ ﺍﻷﺭﺑﻌﺎﺀ ﻳﻮﻡ ﺧﻠﻖ ﻓﻴﻪ ﺍﻟﻨﻮﺭ، ﻭﻫﻮ ﻳﻮﻡ ﻧﺤﺲ ﻓﻰ ﺣﻖ ﺍﻟﻜﻔﺎﺭ ﻓﻴﻜﻮﻥ ﻣﺒﺎﺭﻛﺎ ﻟﻠﻤﺆﻣﻨﻴﻦ .


Hari Rabu hari yang baik karena pada hari rabu itu Alloh menciptakan cahaya, dan hari rabu  merupakan hari sial bagi orang kafir dan hari yang barokah bagi orang mukmin. 

{Kitab Ta'lim Muta'alim}


Doa di Hari Rabu

antara Dhuhur dan Ashar, pasti Mustajab (di ijabah) 


Dalam sebuah riwayat hadist dari Jabir bin Abdillah,


أن النبي صلى الله عليه وسلم دعا في مسجد الفتح ثلاثا يوم الاثنين، ويوم الثلاثاء، ويوم الأربعاء، فاستُجيب له يوم الأربعاء بين الصلاتين فعُرِفَ البِشْرُ في وجهه، قال جابر: فلم ينزل بي أمر مهمٌّ غليظ إِلاّ توخَّيْتُ تلك الساعة فأدعو فيها فأعرف الإجابة


“Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam berdoa tiga kali di Masjid Al Fath, yaitu hari Senin, Selasa dan Rabu


Ketika hari Rabu, doa beliau dikabulkan, yaitu diantara dua shalat (dzuhur dan ashar) . Ini diketahui dari kegembiraan di wajah Beliau saw.


Jabir mengatakan, ‘Setiap kali ada perkara penting yang berat, maka saya memilih waktu ini untuk berdoa, dan saya mengetahui doa saya dikabulkan.”

Dalam riwayat lain:


فاستجيب له يوم الأربعاء بين الصلاتين الظهر والعصر


“Pada hari Rabu lah doanya dikabulkan, yaitu di antara shalat Zhuhur dan Ashar” 


(HR. Al Bukhari dalam Al Adabul Mufrad no.704, Ahmad no. 14603, Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman no.3874).

Senin, 07 Desember 2020

DO'A TERAKHIR DARI HARI SELASA

 

اللهم يا عالم بما يكون اكفنا الشر ما يكون قبل ان يكون حتى لا يكون


Allohumma ya Alima bima yakun, ikfina syarro maa yakun qobla an yakun hatta laa yakun.


Artinya: 


Ya Alloh, wahai Dzat Yang Maha mengetahui segala apa yg akan terjadi, selamatkanlah kami dari kejahatan yg akan terjadi, sehingga tidak terjadi. 

3 x


Aamiin

DO'A HARI SELASA

 اللهم يا عالم بما ينزل اكفنا الشر ما ينزل قبل ان ينزل حتى لا ينزل. (ثلاث مرات


Allohumma ya Aalima bima yanzil, ikfina syarro ma yanzil qobla an yanzil hatta laa yanzil.


Artinya: 


Ya Alloh, wahai Dzat Yang Maha mengetahui segala apa yg akan turun, selamatkanlah kami dari kejahatan yg akan turun, sehingga tidak turun. 


(Doa ini diulang-ulang tiga kali, tiap hari selasa)

DOA HARI SELASA


اللهم يا كافي البلاء اكفنا البلاء قبل نزوله من السم ( يا الله) 



"Allohumma ya kafiyal bala' ikfinal bala' qobla nuzulihi minas sama' ya Alloh


(Diulang-ulang tujuh kali) 


Artinya:


"Ya Alloh, wahai Dzat Yang Maha Kuasa untuk menyelamatkan hamba-Nya dari segala bala' bencana, selamatkanlah kami dari bala bencana yg akan menimpa kami sebelum bala' bencana itu turun dari langit ya Alloh... 


Aamiin

DOA HARI SELASA

 

Dalam Kitan Shohifah al-Fathimiyyah terdapat kumpulan doa sehari-hari yang dipanjatkan oleh Sayidah Fatimah az-Zahra, putri bungsu Nabi Muhammad saw. 


Pada hari selasa, disebutkan Sayidah Fatimah memanjatkan doa berikut ini:


اللَهُمَّ اجْعَلْ غَفْلَةَ النَّاسِ لَنَا ذِكْراً ، وَاجْعَلْ ذِكْرَهُمْ لَنَا شُكْراً ، وَاجْعَلْ صَالِحَ مَا نَقُولَ بِأَلْسِنَتِنَا نِيَّةً فِي قُلُوبِنَا ، اللَّهُمَّ إِنَّ مَغْفِرَتِكَ أَوْسَعَ مِنْ ذُنُوبِنَا ، وَرَحْمَتِكَ أَرْجَى عِنْدَنَا مِنْ أَعْمَالِنَا ، اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ ، وَوَفِّقْنَا لِصَالِحِ الأَعْمَالِ ، وَالصَّوَابِ مِنَ الْفِعَالِ


Allohummaj-'al ghoflatan naasi lanaa dzikro, waj'al dzikrohum lanaa syukro, waj'al shooliha laa naquulu bialsinatinaa niyyatan fii quluubinaa, 

Allohumma inna maghfirotaka awsa' min dzunuubinaa, warohmataka arjaa 'indinaa min a'maalinaa, 

Allohumma sholli 'alaa Muhammadin wa aali Muhammadin, wa waffiqnaa lisholihil a'maali wash-showaabi minal fi'aal.


Artinya; 


Ya Alloh, jadikanlah lalainya manusia sebagai dzikir bagi kami, dan jadikanlah dzikir mereka sebagai syukur bagi kami dan jadikanlah kebaikan yang kami ucapkan memalui lisan kami sebagai niat dalam hati kami. 

Ya Alloh, sesungguhnya ampunan-Mu lebih lebih luas daripada dosa kami dan rahmat-Mu lebih kamu harapkan dari amal kami. 

Ya Alloh, sampaikan sholawat (rohmat) kepada Nabi Muhammad SAW dan keluarganya dan anugerahkanlah kami taufik supaya dapat mengerjakan amal dengan baik dan bertindak secara benar.


Aamiin

Tatacara Mengamalkan Wirid

Tidak berbicara sebelum terbitnya matahari


Imam Al-Ghazali menuntun kita untuk mengamalkan wirid ini sesuai penjelasannya, yaitu:  


تُكَرِّرُ كُلَّ وَاحِدَةٍ مِنْ هذِهِ الْكَلِمَاتِ إِمَّا مِائَةَ مَرَّةٍ أَوْ سَبْعِيْنَ مَرَّةً، أَوْ عَشْرَ مَرَّاتٍ، وَهُوَ أَقَلُّهُ، لِيَكُوْنَ الْمَجْمُوْعُ مِائَةً. وَلَازِمْ هذِهِ الْأَوْرَادَ، وَلاَ تَتَكَلَّمْ قَبْلَ طُلُوْعِ الشَّمْسِ؛ فَفِي الْخَبَرِ أَنَّ ذَلِكَ أَفْضَلُ مِنْ إِعْتَاقِ ثَمَانِ رِقَابِ مِنْ وَلَدِ إِسْمَاعِيْلَ عَلَى نَبِيِّنَا وَعَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ أَعْنِي الإِشْتِغَالَ بِالذِّكْرِ إِلَى طُلُوْعِ الشَّمْسِ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَتَخَلَّلَهُ كَلَامٌ


Artinya, 


“Engkau ulang-ulang setiap wirid dari wirid-wirid itu, entah seratus kali atau tujuh puluh kali, atau sepuluh kali dan ini paling sedikitnya agar menjadi seratus. Dawamkan wirid-wirid ini, jangan berbicara sebelum terbitnya matahari; terdapat dalam hadits, bahwasannya tidak berbicara sebelum terbitnya matahari lebih utama dari memerdekakan delapan budak dari anak turunan Nabi Ismail salawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi kita, yang aku maksud yaitu menyibukkan dengan dzikir sampai terbitnya matahari tanpa menyelanginya dengan pembicaraan.”   


Syekh Nawawi Al-Bantani menjelaskan maksud dari keutamaan dalam hadits itu. Yang dimaksud dalam hadits ini adalah bertambahnya keutamaan orang yang mengamalkan amalan yang telah disebutkan di atas.   


Semoga kita dapat mengamalkan wiridan yang dianjurkan oleh Imam Al-Ghazali agar hari-hari kita dihiasi oleh asma` Alloh SWT yang menyebabkan hati kita tidak gersang, dan dibukakan jalan menuju Tuhan semesta alam. 


Amiin.   


(Kitab Marâqiyul ‘Ubudiyyah Syarah Bidâyah Al-Hidayah, Syekh Nawawi Al-Bantani, Thoha Putra, Semarang, halaman 30-31)

Sepuluh (10) Wirid Anjuran Imam Al-Ghazali


Imam Al-Ghazali, dalam karyanya, Bidâyatul Hidâyah merekomendasikan kita beberapa wiridan yang dapat kita amalkan. Ia menyebutkan:  


 وَلْيَكُنْ مِنْ تَسَابِيْحِكَ، وَأَذْكَارِكَ عَشْرُ كَلِمَاتٍ 


Artinya, “Hendaknya tasbih-tasbihmu dan dzikir-dzikirmu terdapat sepuluh kalimat,” yaitu:  


Pertama (1) 


   لَا إِلهَ إِلَّا الله، وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ، لَهُ الْحَمْدُ، يُحْيِى وَيُمِيْتُ، وَهُوَ حَيٌّ لَا يَمُوْتُ، بِيَدِهِ الْخَيْر، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٍ  


Lâ ilâha illalloh, wahdahu lâ syarîka lah, lahul mulku, lahul hamdu, yuhyî wa yumîtu, wa huwa ‘alâ kulli syay`in qadîr.   


Artinya, 


“Tiada tuhan selain Alloh, Yang Maha Esa tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian. Dia yang menghidupkan dan mematikan, Dia maha hidup tidak mati, kebaikan ada di kekuasaan-Nya. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”


Kedua:   


لَا إله إلَّا الله المَلِكُ الحَقُّ المُبِيْن 


Lâ ilâha illallohul malikul haqqul mubîn   


Artinya, 


“Tiada tuhan selain Alloh yang maha menjadi raja, maha benar, maha menjelaskan.”


Ketiga: 


  لَا إِلَهَ إِلَّا الله الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ، رَبُّ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا الْعَزِيْزُ الْغَفَّارُ  


Laâ ilâha illallaohul wâhidul qohhâr, robbus samawâti wal ardhi wa mâ bainahumal ‘azîzul ghoffar   


Artinya, 


“Tiada tuhan selain Alloh yang esa dan maha perkasa, Tuhan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya yang maha perkasa lagi maha pengampun.”


Keempat:   


سُبْحَانَ اللهِ، وَالْحَمْدُ لِلهِ، وَلَا إِلهَ إِلَّا اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ  


Subhânalloh, wal hamdu lillah, wa lâ ilâha illalloh, wallohu akbar, wa lâ haula wa lâ quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azhîm.   


Artinya, 


“Maha suci Alloh, segala puji bagi Alloh, tiada tuhan selain Alloh, tiada daya dan upaya melainkan atas pertolongan Alloh.”


Kelima: 


  سُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوْحِ   


Subbûhun quddûsur robbul malâikati war rûh  


 Artinya, 


“Maha suci Alloh, maha qudus, tuhan sekalian malaikat dan ruh (Jibril).”


Keenam:  


 سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ، سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ 


Subhânalloh wa bi hamdih, subhanallohil ‘azhîm   


Artinya, 


“Maha suci Alloh dengan memuji-Nya, dan maha suci Alloh yang maha agung.”


Ketujuh: 


أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَا اللهُ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ، وَأَسْأَلُهُ التَّوْبَةَ وَالْمَغْفِرَةَ  


Astaghfirullohal ‘azhîm al-ladzi lâ ilâha illalloh huwal hayyul qoyyum, wa as’aluhut taubah wal maghfiroh   


Artinya, 


“Aku memohon ampun kepada Alloh yang maha agung, yang tiada tuhan selain Alloh, Dia yang maha hidup dan yang berdiri sendiri, aku memohon tobat dan ampunan.”


Kedelapan:   


اَللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلَا رَادَّ لِمَا قَضَيْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ


Allohumma laa mani'a limaa a'thoita walaa mu'tiya limaa mana'ta walaa roodda limaa qodoita walaa yanfa'u dzal jaddi minkal jadd


Artinya, 


“Ya Alloh, tidak ada yang bisa mencegah apa yang Engkau berikan, tidak ada yang dapat memberi apa yang Engkau cegah, tidak ada yang dapat menolak apa yang Engkau tetapkan, dan tidak bermanfaat kekayaan/kemuliaan (bagi orang yang memilikinya), hanya dari-Mu kekayaan/kemuliaan itu.”


 Kesembilan:   


اَللَّهُمَّ صَلَّى عَلَى مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ  


Allohumma sholli ‘alâ Muhammadin, wa ‘alâ âli Muhammadin wa shohbihi wa sallim   


Artinya, 


“Ya Alloh curahkanlah rahmat atas Nabi Muhammad SAW dan kepada keluarga serta sahabatnya, juga curahkanlah keselamatan.”


Kesepuluh:  

 بِسْمِ اللهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ، وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ 


BismillahilLadzi laa yadhurru ma’asmihi syai`un fil ardhi wa lâ fis samâ`i wa huwas samI’ul ‘alîm   


Artinya, 


“Dengan menyebut nama Alloh, yang dengan nama-Nya tidak ada yang dapat mencelakai segala sesuatu di bumi dan langit, Dia-lah yang maha mendengar lagi maha mengetahui.”

WIRID DAN DOA BAGI IBU HAMIL

 

Disarankan membaca


يا حسيب

 "Yaa Hasiib" 7 kali, 


setiap selesai shalat wajib 

(sambil mengelus perut).


Adab dan do'a bagi wanita hamil hingga proses melahirkan


Para Ulama mendidik anak-anak mereka semenjak dari kandungan dengan cara mengajak istrinya diwaktu hamil untuk selalu melakukan amalan-amalan baik seperti membaca al-Qur'an hingga hattam berkali-kali


Termasuk bersholawat, dzikir dan selalu mendo'akan anak yang dikandung dengan harapan supaya menjadi anak yang sholeh, berbakti kepada orang tuanya, mengikuti jejak para Kekasih Alloh, menjadi orang yang bermanfaat dalam agama untuk dirinya dan umat islam dan lainnya.


Adapun do'a buat wanita hamil banyak dan diantarannya :


Do'a untuk wanita hamil (dari Al Imam Al Quthb Al Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf )


Dibaca setiap habis shalat lima waktu


بسم الله الرّحمن الرّحيم


اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّد، اللَّهُمَّ احْفَظْ وَلَدِيْ مَا دَامَ فِيْ بَطْنِي وَاشْفِهِ مَعَ أُمَةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ نَبِيِّكَ وَ رَسُوْلِكَ، أَنْتَ شَافٍ لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاءُكَ شِفَاءً عَاجِلاً لاَيُغَادِرُ سَقَمًا، اللَّهُمَّ  صَوِّرْهُ فِيْ بَطْنِيْ صُوْرَةً  حَسَنَةً، وَثَبِّتْ قَلْبَهُ إِيْمَانًا بِكَ وَ بِرَسُوْلِكَ، اللَّهُمَّ  أَخْرِجْهُ مِنْ بَطْنِيْ وَقْتَ وِلاَدَتِيْ سَهْلاً وَ سَلِيْمًا فِيْ الدُّنْيا و الآخرة، و تقبل دعاءنا كما تقبلت دعاء نبيك و رسولك سيدنا محمد صلى الله عليه و آله و سلم، اللهم احفظ الولد الذي أَخْرَجَكَ مِنْ عَالَمِ الظَّلاَمِ إِلَى عَالَمِ النُّوْرِ وَ اجْعَلْهُ صَحِيْحًا كَامِلاً عَاقِلاً لَطِيْفَا، اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ شَهِيْدًا وَ مُبَارَكًا و َعَالِمًا وَ حَافِظًا مِنْ كَلاَمِكَ اْلمَكْنُوْنِ وَكِتَابِكَ الْمَحْفُوْظِ، اللّهُمَّ طَوِّلْ عُمْرَهُ وَ صَحِّحْ جَسَدَهُ وَأَفْصِحْهُ لِقِرَاءَةِ اْلقُرْآنِ اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ صَبْرًا مِنَ اْلمَرَضِ وَ اْلأَسْقَامِ وَالْعَطَشِ بِبَرْكَةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلهِ وَ سَلَّمَ وَ جَمِيْعِ اْلأَنْبِيَاءِ وَ اْلمُرْسَلِيْنَ وَ اْلمَلاَئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ، إِنَّ اللهَ وَ مَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيْ يَآ أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمَا، وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ اْلحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ.آمين

Amalan agar secepatnya diberi keturunan (anak)

 

Berkata Habib Salim bin Hafidzh (kakek Habib Umar bin Hafidz) dalam kitab Minhatul Ilah : 


Beliau mendapat ijazah dari Gurunya Habib Ali bin Abdurrahman Al Masyhur untuk memperbanyak doa dibawah ini karena dua ayat dibawah ini mujarab untuk mendapat keturunan yang sholeh


Surat Ali Imron 38

&

Surat Al Furqon 74


[ رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ] , 


[رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا ]                                                    


Ya Alloh berikan kepadaku keturunan yang baik sesungguhnya  

 engkau maha mendengar


Ya Alloh Tuhan kami berikan/berkahilah kepada kami istri dan keturunan kami yang menyenangkan hati kami dan jadikan kami sebagai imam bagi orang² yang bertaqwa...

PROSES PENCIPTAAN MANUSIA DAN DITETAPKANNYA AMALAN HAMBA PADA USIA KANDUNGAN 4 BULAN

 

عَنْ عَبْدِ اللهِ بنِ مَسْعوْدٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قالَ: حَدَّثَنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وهُوَ الصَّادِقُ الْمَصْدُوْقُ: إنَّ أَحَدَكُم يُجْمَعُ خلقُهُ فِيْ بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِيْنَ يَوْمًا نُطْفَةً، ثُمَّ يَكُوْنُ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يَكُوْنُ مُضْغَةً مِثلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يُرْسَلُ إِلَيْهِ الْمَلَكُ فيَنْفُخُ فِيْهِ الرُّوْحَ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ: بِكَتْبِ رِزْقِهِ، وَأَجَلِهِ، وَعَمَلِهِ، وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيْدٌ، فَوَاللهِ الَّذِيْ لاَ إِلَهَ غُيْرُهُ، إِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ حَتَّى مَا يَكُوْنُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلاَّ ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ فَيَدْخُلُهَا، وَإِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى مَا يَكُوْنُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلاَّ ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ، فَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَيَدْخُلُهَا. رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ


Dari Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menuturkan kepada kami, dan beliau adalah ash-Shadiqul Mashduq (orang yang benar lagi dibenarkan perkataannya), beliau bersabda, 


”Sesungguhnya seorang dari kalian dikumpulkan penciptaannya dalam perut ibunya selama 40 hari dalam bentuk nuthfah (bersatunya sperma dengan ovum),


Kemudian  menjadi ‘alaqoh (segumpal darah) pada 40 hari kedua, 


Kemudian menjadi mudhghoh (segumpal daging) pada 40 hari ketiga.


Kemudian setelah genap 120 hari atau 4 bulan, maka Malaikat diutus kepadanya untuk meniupkan ruh di dalamnya dan diperintahkan untuk menulis empat hal, yaitu 


1. menuliskan rizkinya, 

2. ajalnya, 

3. amalnya, dan 

4.celaka atau bahagianya. 


Maka demi Alloh yang tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi dengan benar melainkan Dia, sesungguhnya salah seorang dari kalian beramal dengan amalan ahli surga, sehingga jarak antara dirinya dengan surga hanya tinggal sehasta, tetapi catatan (takdir) mendahuluinya lalu ia beramal dengan amalan ahli neraka, maka dengan itu ia memasukinya. 


Dan sesungguhnya salah seorang dari kalian beramal dengan amalan ahli neraka, sehingga jarak antara dirinya dengan neraka hanya tinggal sehasta, tetapi catatan (takdir) mendahuluinya lalu ia beramal dengan amalan ahli surga, maka dengan itu ia memasukinya”. 


[Diriwayatkan oleh al Bukhari dan Muslim]

Serum Pencerah Wajah Terbaik dari Pond's Indonesia

Assalamu'alaikum,, Hallo cantik,, ada yang baru nih dari pond's yaitu Pond's Bright Beauty Triple Glow Serum dan Triple Glow Se...