IMAM SYAFI’I TENTANG QONA’AT
(merasa cukup dengan pemberian Alloh)
رَأَيْتُ الْقَنَاعَةَ رَأْسَ الْغِنَى فَصِرْتُ بِأَذْيَالِهَا مُتَمِسِّكٌ
فَلاَ ذَايَرَانِى عَلَى بَابِهِ وَلاَ ذَايَرَانِى بِهِ مُنْـهَمِكٌ
فَصِرْتُ غَنِيًّا بِلاَدِرْهَمٍ أَمُرُّ عَلَى النَّاسِ شِبْهَ الْمَلِكِ
“aku melihat bahwa sifat qona’ah itu kekayaan yang besar. Oleh karena itu aku berpegang teguh terhadap prinsip itu.
Namun bukan berarti aku hanya berpangku tangan dan tidak berusaha sama sekali
Sehingga aku menjadi seorang yang kaya tanpa uang dan aku berjalan di depan orang-orang bagaikan seorang raja”
{Kitab Diwan Imam Syafi’i}
Tidak ada komentar:
Posting Komentar