BERLINDUNG KEPADA ALLAH DARI TEMAN YANG BERKHIANAT
"Musuh dalam selimut" atau "menikam dari belakang" adalah sebuah kiasan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki hubungan dekat/akrab denganmu (bisa itu teman atau saudara) lalu ia mencelakaimu.
Pribahasa ini sengaja dibuat karena sebenarnya sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Selalu ada orang-orang yang ingin menyakitimu meskipun kamu sudah berbuat baik kepadanya.
Adakalanya ia mengambil keuntungan dari kedekatannya denganmu, ada juga yang tega memanfaatkanmu demi keuntungan pribadinya, intinya! untuk meraih apa yang ia inginkan,ia rela menghalalkan segala cara, meskipun harus menari diatas lukamu.
Bagian pentingnya adalah, kamu harus berhati-hati dalam bersikap dan bijak dalam bergaul, Tunjukkanlah selalu akhlak mulia kepadanya.
Sebagai hamba Allah yang dhaif, kita tak kuasa membaca isi hati seseorang, apakah kelak teman atau sahabat kita bisa terus bersama-sama dalam meraih kebaikan, atau suatu saat akan mencelakakan. Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada kita sebuah doa agar terhindar dari teman yang jahat dan pengkhianat.
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:
اَللَّهُـمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُبِكَ مِنْ يَوْمِ السُّوْءِ، وَمِنْ لَيْلَةِ السُّوْءِ، وَمِنْ سَاعَةِ السُّوْءِ، وَمِنْ صَاحِبِ السُّوْءِ، وَمِنْ جَارِ السُّوْءِ فِيْ دَارِ الْـمُقَامَةِ
“Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hari yang buruk, malam yang buruk, waktu yang buruk, teman yang jahat dan tetangga yang jahat di tempat tinggal tetapku.” (HR. At-Thabrani).
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ خَلِيلٍ مَاكِرٍ ، عَيْنَاهُ تَرَيَانِي وَقَلْبُهُ يَرْعَانِي ، إِنْ رَأى حَسَنَةً دَفَنَهَا ، وَإِنْ رَأى سَيِّئَةً أَذَاعَهَا
“Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari teman dekat yang suka menipu, matanya melihatku tetapi hatinya mencurigai aku. Jika ia melihat kebaikanku, ia sembunyikan. Tetapi jika ia melihat kejelekanku ia sebarkan”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar