KENAPA KITA HARUS BERDOA ?
DOA BAGAI PERISAI, PETAKA BAGAI PANAH API DAN SURATAN adalah SUATU MISTERI.....
الدعاء كالترس والبلاء كالسهم والقضاء أمر مبهم مقدر في الأزل
وفي الحديث الدعاء ينفع مما نزل ومما لم ينزل أما نفعه مما نزل فصبره عليه ورضاه ومما لم ينزل فهو أن يصرفه عنه أو عنده قبل النزول بتأييد من عنده حتى يخفف عنه أعباء ذلك إذا نزل به فينبغي للإنسان أن يكثر من الدعاء قال الغزالي فإن قيل ما فائدة الدعاء مع أن القضاء لا مرد له ؟ فاعلم أن من جملة القضاء رد البلاء بالدعاء فالدعاء سبب لرد البلاء ووجود الرحمة كما أن البذر سبب خروج النبات من الأرض وكما أن الترس يرد السهم.
Dalam sebuah hadits “Doa dapat bermanfaat atas ketentuan yang terjadi dan yang tidak terjadi” (HR. At-Tirmidzy)
Kemanfaatan doa atas takdir yang terjadi menjadikannya sabar dan rela menerima, sedang kemanfaatannya atas takdir yang tidak terjadi dapat merubahnya atau dapat menguatkan mentalnya sehingga ia dapat menanggung beban atas takdir tersebut.
Karenanya perbanyaklah berdoa,..!!
Imam Ghozali berkata “Apakah faedah doa sementara ketentuan Allah tiada dapat tertolak ?Ketahuilah sesungguhnya sebagian dari ketentuan Allah dapat tertolak petakanya akibat doa, maka berarti doa sebagai sebab atas tertolaknya petaka disamping dapat menumbuhkan rasa kasih sayang (ketegaran) sebagaimana benih menjadi sebab tumbuhnya tanaman-tanaman dibumi dan sebagaimana perisai dapat mencegah tembusnya anak panah.
Sumber Rujukan :
Kitab Faidh al-Qadiir II/421
Tidak ada komentar:
Posting Komentar