Berikut adalah beberapa hadits tentang keutamaan puasa secara mutlak (dalam artian tidak diembel-embeli dengan kata Romadlon)
🔘 Masuk ke surga melalui pintu "Al-Royyan", yaitu pintu yang dikhususkan untuk orang yang berpuasa, sedangkan semua pintu surga berjumlah delapan.
Diriwayatkan dari Sahl bin Sa'ad bahwa Nabi bersabda:
إن في الجنة بابا يقال له الريان يدخل منه الصائمون يوم القيامة لا يدخل منه أحد غيرهم يقال أين الصائمون فيقومون فيدخلون فإذا دخلوا أغلق عليهم فلم يدخل منه أحد (أخرجه أحمد والشيخان البخاري ومسلم).
"Sesungguhnya terdapat pintu di surga yang dinamakan "Al-Royyan". Orang-orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu itu pada hari kiamat, dan selain mereka tidak akan masuk melalui pintu itu. Dikatakan: "Dimanakah orang-orang yang berpuasa?". Maka mereka pun berdiri dan masuk (melalui pintu itu). Bila mereka telah masuk, maka pintu itu dikunci dan tidak akan ada seorang pun yang bisa masuk melalui pintu itu setelah mereka".
Nabi bersabda:
في الجنة ثمانية أبواب، باب يسمى الريان لا يدخله إلا الصائمون (أخرجه البخاري)
"Didalam surga terdapat delapan pintu. Salah satunya bernama "Al-Royyan", tidak akan memasukinya kecuali orang-orang yang berpuasa".
🔘 Meminum air yang tidak akan terasa haus setelah meminumnya.
Nabi bersabda:
للصائمين باب في الجنة يقال له الريان لا يدخل فيه أحد غيرهم فإذا دخل آخرهم أغلق من دخل فيه شرب ومن شرب لم يظمأ أبدا (أخرجه النسائي)
"Bagi orang-orang yang berpuasa terdapat pintu di surga bernama "Al-Royyan", tidak akan masuk ke dalamnya seorang pun selain mereka. Bila orang terakhir dari mereka telah masuk ke dalamnya, maka pintu itu dikunci. Barangsiapa siapa masuk ke dalamnya, maka ia akan minum, dan barangsiapa minum, maka ia tidak akan dahaga selamanya".
🔘 Puasa merupakan salah satu dari dua tameng penjaga, sebagaimana hadits berikut:
حصنا أمتي الصيام والقيام (أخرجه أحمد والطبراني عن ابن عمر رضي الله عنهما)
"Terdapat dua tameng umatku: puasa dan sholat".
Nabi bersabda:
الصيام جنة (أخرجه أحمد والنسائي عن أبي هريرة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم)
"Puasa adalah tameng".
Al-Imam Abdul Barr berkata: "Tameng yang kuat serta melindungi dari neraka".
Seperti dalam sebagian riwayat.
Al-Qodliy 'Iyadl berkata: "Tameng yang kokoh dari (menerjang) dosa-dosa". Sebagaimana riwayat lainnya.
Dalam riwayat yang disampaikan oleh 'Ustman bin Abil 'Ash, Nabi bersabda:
الصيام جنة من النار كجنة أحدكم من القتال ما لم يخرقها بكذب أو غيبة (أخرجه أحمد والنسائي وابن ماجه)
"Puasa adalah tameng dari neraka, sebagaimana tameng salah satu kalian dari peperangan, selama ia tidak merusaknya dengan berbohong dan ghibah".
Hadits ini menguatkan pendapat yang disepakati bahwa yang dimaksud dengan puasa disini adalah puasanya yang tidak disertai adanya kemaksiatan baik ucapan maupun perbuatan.
Nabi bersabda:
الصيام جنة من النار، فمن أصبح صائما فلا يجهل يومئذ وإن امرؤ جهل عليه فلا يشتمه ولا يسبه وليقل إني صائم والذي نفس محمد بيده لخلوف فم الصائم أطيب عند الله من ريح المسك (أخرجه النسائي عن السيدة عائشة رضي الله عنها).
"Puasa adalah tameng dari neraka. Barangsiapa berpagi-pagi dalam keadaan berpuasa, maka janganlah ia berbuat bodoh. Dan bila seseorang berbuat bodoh terhadapnya, maka janganlah ia mengumpat dan janganlah mencacinya, serta katakanlah: "Aku adalah orang yang berpuasa". Demi Dzat yang jiwa Muhammad berapa pada tangan-Nya sesungguhnya bau tidak enak mulut orang berpuasa itu lebih wangi menurut ALLOH dari pada wangi minyak misik".
Dalam sebagian hadist diatas dijelaskan bila ada seseorang yang akan berbuat tidak baik kepada orang yang berpuasa, hendaklah ia berkata: "Aku adalah orang yang berpuasa".
Dalam mengucapkannya bisa menggunakan lisan agar orang berbuat tidak baik mencegah diri dari perbuatannya. Hal ini bila dia merasa aman dari pamer terhadap puasanya. Atau diucapkan dalam hati agar diri orang yang berpuasa pun juga tercegah dari melakukan hal yang tidak baik.
🔘 Dua kebahagiaan bagi orang yang berpuasa
إن للصائم فرحتين فرحة حين يفطر وفرحة يوم القيامة (أخرجه أبو الشيخ في الثواب)
"Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa terdapat dua kebahagiaan, bahagia saat berbuka dan bahagia pada hari kiamat".
Yang dimaksud dengan dua kebahagiaan dalam hadist itu adalah:
1. Kebahagiaan saat buka, karena kita cenderung bahagia dengan berbuka puasa. Atau berbahagia karena adanya pertolongan ALLOH sehingga puasa pada hari itu menjadi sempurna. Jika dipandang dari sisi ini, maka makna dari berbuka adalah masuknya waktu berbuka, bukan berbuka itu sendiri.
2. Kebahagiaan saat hari kiamat atau saat bertemu dengan Tuhan-nya. Hal itu karena orang yang berpuasa melihat besarnya pahala yang disediakan oleh ALLOH untuk orang yang berpuasa.
ALLOH Berfirman dalam hadist Qudsiy:
كل عمل ابن آدم له إلا الصيام فإنه لي وأنا أجزي به (أخرجه الشيخان والنسائي وابن حبان عن أبي هريرة رضي الله عنه).
"Setiap amal anak Adam itu baginya, kecuali puasa, sesungguhnya puasa itu untuk-KU dan Aku yang akan memberikan balasannya".
🔘 Disandarkannya pahala puasa kepada ALLOH dan berlipat-lipatnya pahala yang dianugerahkan.
Nabi bersabda:
كل عمل ابن آدم يضاعف الحسنة بعشر أمثالها إلى سبعمائة ضعف إلى ما شاء الله قال تعالى إلا الصوم فإنه لي وأنا أجزي به يدع شهوته وطعامه من أجلي (أخرجه أحمد والبخاري والنسائي وابن ماجه عن أبي هريرة رضي الله عنه)
"Setiap amal anak Adam itu dilipatgandakan. Satu kebaikan dengan sepuluh kali lipat, Sampai tujuh ratus kali lipat, sampai berapa pun yang dikehendaki ALLOH. ALLOH Berfirman: "Kecuali Puasa, sesungguhnya puasa itu untuk-KU dan Aku yang akan memberikan balasannya. Ia meninggalkan kesenangan dan makanannyakarena-Ku".
Pengecualian dalam hadist itu menjelaskan tentang keistimewaan puasa dari amal ibadah lainnya. Hal itu karena puasa disandarkan langsung kepada ALLOH, yang menunjukkan kemuliaan puasa, sehingga memberikan suatu pemahaman akan besarnya pahala, sampai akal manusia tidak mampu untuk mengetahuinya.
ALLOH berfirman dalam Hadist Qudsiy:
الحسنة بعشر وأزيد والسيئة واحدة وأمحوها (أخرجه البغوي عن رجل من الصحابة).
"Satu kebaikan dibalas sepuluh dan AKU tambahi, dan satu kejelekan dibalas satu dan AKU hapus kejelekan itu".
{Kitab "Ithafu Ahli Al-Islam Bi-Khushushiyyati Al-Siyam" karya Al-Imam Ibnu Hajar Al-Haitami}
Tidak ada komentar:
Posting Komentar